Mindfulness For The Responsible

 Mindfulness is the foundation of our action (Kesadaran Penuh adalah dasar setiap tindakan kami) itu adalah salah satu kutipan yang pernah saya baca dan saya ingat. Pertama kali saya dengar kalimat itu yang ada dibenak saya saat itu adalah kalimat itu hanya sebuah kalimat kiasan ataupun pernyataan motivasi yang bagus dan menarik seperti pernyataan lain yang sudah sering saya dengar sebelum-sebelumnya. Tapi ternyata berbeda/tidak hanya sekedar itu saja, tapi dari pernyataaan tersebut saya mulai berfikir dan belajar tentang apa arti sebuah kesadaran diri yang penuh terhadap setiap tindakan yang saya lakukan. Kenyataannya bahwa hal itu sangatlah penting, bermaanfaat dan dapat mengubah diri baik itu untuk diri sendiri ataupun orang lain nantinya seperti yang pernah saya alami ini.

Alasan saya menulis cerita ini salah satunya adalah saya ingin sharing dengan kalian tentang Mindfulness is the foundation of our action. Saya ingin berbagi cerita yang mungkin dapat memberikan motivasi ataupun sekedar mengingatkan kepada kalian tentang arti sebuah kesadaran diri terhadap setiap tindakan yang kita lakukan. Dan dari kesadaran diri itu saya juga mendapatkan pelajaran tentang arti sebuah tanggung jawab yang telah diberikan kepada saya.

            Berawal dari tugas ataupun pekerjaan yang menjadi kewajiban saya sebagai AA di sebuah apotek mulai dari buka apotek sampai tutup apotek yang saya lakukan setiap hari dengan pembagian dua shift. Saya berusaha mengerjakannya dengan penuh tanggung jawab, awalnya memang berat terlebih jika dilakukan sendiri karena SDM yang tidak terlalu banyak yaitu 3-4 orang satu apotek. Tetapi itu tidak semata-mata menjadi halangan saya untuk tidak melakukan pekerjaan itu dengan baik dan benar dan penuh dengan tanggung jawab. Awal yang rasanya berat itu, tapi karena dilakukan dengan ikhlas menjadikan semua itu terasa ringan dan tanpa beban. Dan karena pekerjaan itu saya lakukan setiap hari dan menjadi terbiasa akan timbul sebuah kesadaran diri yang datang dari diri sendiri karena dikerjakan tanpa beban tetapi menjadikannya sebuah tanggung jawab diri.

            Suatu hari saya dan teman saya diberi tugas oleh atasan saya di apotek untuk mengerjakan sesuatu tugas, karena ditempat ini saya baru beberapa minggu dan saya tidak terlalu paham dengan tugas yang diberikan atasan saya, saya bertanya dengan rekan satu team saya yang sudah lebih senior tentang tugas yang diberikan. Teman saya yang menjadi satu team bersama saya adalah seorang yang cenderung cuek, santai dan sedikit egois tapi tetap baik, masih mengindahkan/mangabaikan tugas itu. Dan pada saatnya tiba, tugas itu belum selesai semua dikerjakan tetapi harus diminta pertanggung jawabannya oleh atasan kami, pada saat pergantian shift ataupun sering kami sebut dengan breafing untuk mengevaluasi semua pekerjaan kami. Kami pun hanya bisa diam dan meminta maaf atas kelalaian yang kami perbuat. Atasan kami seorang yang baik, ramah, bisa menempatkan dirinya tapi juga tegas dan dewasa. Beliau mengingatkan kami tentang Kesadaran diri adalah dasar setiap tindakan, “Baru sebuah tugas kecil yang diberikan apalagi tugas yang besar dan mempunyai tanggung jawab yang besar pula apakah kalian mampu mengerjakannya?” katanya. “ Kesadaaran diri itu datangnya dari diri sendiri dan itu perlahan akan terbentuk karena terbiasa misalnya atau karena sering dilakukan, dan dari situ bisa timbul sebuah kesadaran diri karena tanpa disuruh atau diminta pun oleh orang lain kesadaran diri untuk mengerjakan tugas/kewajiban itu datang dari diri sendiri tidak dari siapapun. Satu lagi dari kesadaran diri itu akan terbentuk sebuah tanggung jawab diri yang luar biasa karena datang dari diri sendiri tanpa orang lain meminta, itu merupakan hal yang luar biasa yang bisa didapat dan sangat bermanfaat bagi diri sendiri ataupun orang lain kedepannya”, tambahnya. Kami hanya bisa diam dan mulai berfikir, mencerna apa yang telah atasan kami sampaikan kali ini. Breafing pun selesai, saya dan teman saya langsung bergegas menyelesaikan tugas yang diberikan oleh atasan kami sebelumnya sampai pekerjaan itu benar-benar selesai. Akhirnya pekerjaan itu dapat terselesaikan dengan sangat baik dan penuh dengan tanggung jawab.

Dan dari kejadian itu ada sesuatu yang bisa saya pelajari bahwa kesadaran diri adalah dasar setiap tindakan saya, yang berarti setiap tindakan yang saya lakukan kalau datang dari diri sendiri itu jauh lebih baik daripada disuruh/diminta oleh orang lain. Kesadaran diri dapat dipelajari dari siapapun (tidak harus dari atasan, tapi dari teman-teman sekitar kita pun kita dapat melihat itu). Kapanpun (setiap detik yang kita lewati dapat menjadi sangat berharga kalau kita menyadari pentingnya sebuah waktu) dan dimanapun (tidak hanya disekolah, kampus atau tempat belajar lainnya yang berupa teori tapi disekitar kita berada pun kesadaran itu dapat tumbuh karena terbiasa dilakukan secara langsung dan nyata).

Pentingnya sebuah kesadaran diri itu bagi saya adalah dengan mindfulness itu saya dapat mengerjakan semua pekerjaan saya dengan baik dan ikhlas tanpa diminta atau disuruh orang lain dan tidak merepotkan orang lain disekeliling saya dan saya menjadi lebih dewasa dan mempunyai sebuah tanggung jawab diri akan pekerjaan itu sendiri. Jadi dari Mindfulness itu sendiri juga saya mendapatkan hal lain yaitu sikap kedewasaan dan arti sebuah tanggung jawab diri. Kesadaran diri dapat dilatih oleh diri sendiri salah satunya dengan melakukan sesuatu tugas secara berulang dan menjadi terbiasa akan tugas itu tanpa menganggap itu menjadi sebuah beban tapi menganggap itu menjadi sebuah tanggung jawab yang harus dikerjakan dan dilakukan dengan ikhlas niscaya pekerjaan itu akan terselesaikan dengan baik dan akan tercipta kepuasan diri setelah menyelesaikan pekerjaain itu dengan sangat baik.

Demikian sedikit paparan mengenai Mindfulness yang dapat saya bagi, pesan terakhir saya mulai untuk melakukan, menyadari hal-hal kecil disekitar kita dan itu mungkin akan menjadi sebuah hal yang sangat besar dikemudian hari. Kalau saya saja bisa mengapa kalian tidak?????

 

Salam,

I . P

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s