PEMASARAN

Pengertian Pasar dan Pemasaran

Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan dan keinginan tertentu yang sama, yang mungkin bersedia dan mampu melaksanakan pertukaran untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan itu. Dahulu pasar merupakan tempat pembeli dan penjual berkumpul unuk mempertukarkan barang-barang mereka.

Pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi, serta distribusi gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi.

Jenis-jenis Pasar

(1)   Pasar Industri : Terdiri dari perusahaan bisnis yang membeli barang untuk diubah menjadi produk atau barang lain yang digunakan selama produksi.

(2)   Pasar Konsumen : Sekelompok pembeli yang membeli barang untuk dikonsumsi, bukan dijual atau diproses lebih lanjut

(3)   Pasar Penjual : individu dan organisasi yang membeli barang untuk dijual atau disewakan untuk mendapatkan laba.

(4)   Pasar Pemerintah dan institusional : Pemerintah lokal, negara bagian, dan pusat membeli produk-produk yang tahan lama dan tidak tahan lama. Pasar institusional terdiri dari pembeli non pemerintah seperti rumah sakit, gereja, museum, dan badan amal.

Konsep-konsep Inti Pasar

1.   Kebutuhan, Keinginan Permintaan

Konsep mendasar yang melandasi pemasaran adalah kebutuhan. Kebutuhan adalah perasaan kekurangan. Sedangkan keinginan adalah hasrat terhadap sesuatu untuk memenuhi kebutuhan. Keinginan dipengaruhi oleh latar belakang budaya dan karakteristik individu seseorang. Jadi kebutuhan bisa sama tetapi keinginan yang berbeda-beda.

Manusia memiliki keinginan yang tidak terbatas, sumber-sumber daya yang ingin diperolehnyalah yang terbatas. Oleh karena itu, seseorang akan berusaha untuk memperoleh keinginan yang optimal dengan sumber daya yang ada. Keinginan yang disertai dengan daya beli yang cukup dinamakan permintaan.

2.  Produk

Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kedalam pasar untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan. Bersadarkan pengertian itu produk memiliki konteks yang luas. Apa saja yang ditawarkan kedalam pasar, yang dapat menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen dapat dikatakan produk. Jadi, produk dapat mencakup barang, jasa, tempat, organisasi, tempat, ide dan orang.

3.  Nilai dan Kepuasan

Ada berbagai produk yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan. Nilai dari suatu produk adalah manfaat total produk yaitu keseluruhan manfaat digabung. Nilai tersebut dapat dihitung, baik dengan uang maupun dengan produk lain.

Karena banyak pilihan namun sumber daya terbatas, seseorang akan membeli produk yang memberikan kepuasan total optimal. Kepuasan adalah pernyataan perasaan setelah membandingkan harapan terhadap produk sebelum membeli dan kenyataan yan dialami setelah menggunakan atau mengkonsumsi produk.

Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran tidak saja berkaitan dengan upaya mencari dan meningkatkan permintaan, tetapi juga mengelola permintaan pada saat tertentu.

Dengan demikian dapat dikatakan Manajemen Pemasaran adalah suatu analisis, perencanaan, iplementasi, dan pengendalian dari program-progam yang dirancanguntuk menciptakan, membangun dan mempertahankan pertukaran yang bermanfaat dengan pembeli untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.

Bauran pemasaran

Manajer pemasaran tergantung pada 4 komponen dasar dalam pemasaran atau bauran pemasaran yaitu:

a. Produk : Pemasaran dimulai dengan produk barang jasa atau gagasan yang dirancang untuk memenuhi kebuuhan atau keinginan konsumen. Diferensiasi produk adalah penciptaan ciri atau citra yang membuat produk beda dari pesaing.

b. Penetapan Harga : Strategi menyeleksi harga yang paling tepat untuk menjual produk.

c.  Distribusi : Semua kegiatan distribusi berhubungan dengan membawa produk dari produsen ke konsumen.

d. Promosi : Promosi merujuk pada teknik mengkomunikasikan informasi tentang produk dan juga mencakup periklanan.

Tujuan Sistem Pemasaran

Dengan adanya system pemasaran, apa yang diperoleh masyarakat? Ada empat sasaran yang bisa dicapai.

Pertama, memaksimalkan konsumsi, dimana konsumen bebas mengkonsumsi memakai produk yang mampu mereka beli.

Kedua, memaksimalkan kepuasan konsumen, sebab hanya produk yang memuaskanlah yang akan dibeli konsumen. Karena produsen tidak hanya satu, satu sama lain tentu memberikan yang terbaik bagi konsumen agar bisa memenangkan persaingan.

Ketiga, memaksimalkan pilihan konsumen. Keinginan manusia itu beragam, hanya dengan adanya pemasaranlah selera yang beragam tersebut bisa terpenuhi. Kembali lagi karena pemasaran dimulai dengan kebutuhan dan keingina konsumen baru menciptakan produk untuk memenuhinya.

Keempat, memaksimalkan kualitas hidup. Dengan konsumsi yang lebih tinggi, kepuasan yang lebih besar serta pilihan yang lebih banyak, tentu hasil akhir yang diperoleh konsumen adalah meningkatkan kualitas hidup.

Sumber :

Ricky W. Griffin, Ronald J. Ebert (Prof Dr Wagiono Ismangil), Pengantar Bisnis, Jilid 1,Phenhallindo, Jakarta, 1998

Bilson Simamora, Memenangkan Pasar dengan pemasaran efektifdan profitabel, Gramedia, Jakarta,2001

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s